Artikel
Sejarah Desa
SEJARAH DESA KIANGROKE
Oleh: Tuti Yuniar
Bismilahirohmanirohim,
Setelah berusaha mengumpulkan data dari banyak pihak dan narasumber, kami tidak bisa memastikan kapan tepatnya Desa Kiangroke didirikan. Dari para orang tua yang mendengar cerita dari orangtuanya, nama Desa Kiangroke berasal dari kisah adanya pohon Ki Hiang yang di pakai tempat bersarang binatang Toke. Ki Hiang dan Toke digabungkan dalam akronim, menjadi Kiangroke. Menurut bapa kadus sepuh, bapa Ambi Suhambi beliau mendengar cerita dari para pejuang yang terlibat dalam pertempuran Sasak Rawayan bahwa pada tahun 1946 pohon Ki Hiang itu masih ada berada di persil 3 perbatasan Desa Kiangroke-Cangkuang dan Margahurip, tepatnya di sebelah Leuwi Banteng. Dari berbagai sumber, dapat kami rangkai bahwa kepala desa yang pertama adalah bapa Abu Bakar tapi cerita dan fakta tentang beliau tak dapat kita kisahkan, kami tak menemukan jejak keturunan beliau. Sedangkan kepala desa yang kedua adalah Rd. Ganda Kusuma beliau adalah anak dari Wangsadireja Wedana Banjaran II atau cucu dari Wedana Banjaran I Rd. Aria Sacanegara. keturanan Rd. Ganda Kusuma kepala desa ada yang menjadi Camat Banjaran II periode 1030-1934 yang bernama Rd. Ganda Kusumah. Kepala desa setelahnya masih bisa kita dapati keluarga dan keturunannya. Adapun periodisasi kepemimpinan desa yang berhasil kami himpun sebagai berikut.
- Abu Bakar (1915 s/d 1928)
- Gandakusumah (1928-1944)
- Rd, Oetjo Wiratmaja (1944-1960)
- tobi (1960-19968)
- Ikim Sutarman (1968-1984)
- U Mahpudin (1984-1985)
- Achmad Sulaeman (1985-1994)
- Asep Setia Permana (1994-2003)
- Aten Anwar Gunawan (2003-2013)
- Enung Nurhayati (2013- 2019)
Dalam masa berdirinya, Desa Kiangroke mengalami beberapa peristiwa penting diantaranya, gugurnya 43 pahlawan pejuang kemerdekaan pada tanggal 26 Agustus 1946 bertepatan dengan 28 Rhamadan 1363 H dalam peristiwa yang tercatat dalam sejarah Jawa Barat sebagai Perang Sasak Rawayan. Pada saat itu para pejuang di kepung oleh oleh tentara belanda dan mereka mati syahid sebagai pahlawan bangsa. Sasak Rawayan adalah sebuah jembatan di atas sungai Cisangkuy tepatnya di Kp. Pataruman di tempat tersebut didirikan sebuah tugu sederhana pada tahun 1973 yang di prakarsai oleh tokoh-tokoh Desa Kiangroke seperti, H. Idrus, H. Enoch, Achmad Sulaeman (mantan kepala desa), I.tobi, Sahuri, Sukoco, dan Marku. Selanjutnya pada tahun 1982 Desa Kiangroke mengalami peristiwa yang sangat penting yaitu pemekaran desa, yang melahirkan desa baru bernama Margahurip. Dengan segala keterbatasan sekelumit sejarah desa Kiangroke dapat dituliskan. Kepada pihak-pihak yang bisa memberi masukan, baik itu bukti tertulis atau cerita para sepuh akan sangat kami nantikan, agar kita tidak kehilangan lentera sejarah desa kita tercinta.
Kiangroke,.
merangkai sejarah dalam untaian syukur atas nikmat Alloh
| Bayu Septian | |
|---|---|
|
31 Mei 2018 21:48:17 |
|
| Setia | |
|---|---|
|
06 Maret 2019 19:56:17 Simkuring buyutna Bpk. Rd. Gandakusumah, ngahaturkeun rewu nuhun parantos kenging informasi perkawis karuhun sim kuring. Sim kuring kagungan foto Ki Uyut, manawi Ibu peryogi kanggo ngalengkepan artikel ieu atanapi kanggo arsip Desa. |
|


REMBUG BEDAS titik ke-108
POKJA AGRARIA GERAKAN PILIHAN SUNDA
Pembuatan LCO di RW 12
MUSREMBANG DESA
Gebyar Bulan LCO
Penyambutan Mahasiswa UM Bandung
Penyambutan Mahasiswa UNLA
FORUM GROUP DISCUSSION (FGD) SAT BINMAS POLRESTA BANDUNG
Sejarah Desa
PEMBANGUNAN TPSS RW. 010
JAGA DIRI DAN KELUARGA ANDA DENGAN GERMAS
Pembuatan LCO(Lobang Cerdas Organik) / BIO PORI
HADIAH UNTUK TAEKWONDO KIANGROKE YANG BERPRESTASI DARI KEPALA DESA KIANGROKE
PENGAJIAN RUTIN DESA KIANGROKE BULAN AGUSTUS 2018
KERJA BAKTI
TABLIGH AKBAR DI KABUPATEN BANDUNG
KUNJUNGAN KEPALA DESA KIANGROKE
Pelantikan Perangkat Desa Kiangroke Kecamatan Banjaran Tahun 2023
TURNAMEN FUTSAL KARANG TARUNA 'SABILULUNGAN' DESA KIANGROKE